Penyerang Gresik United ini Tak Bisa ‘Move On’ dari Sialo, Kenapa?

Dian Ardiansyah saat mengikuti fun game bersama Persik Kembangan di Lapangan Sialo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. (FOTO: GresikFootball)

PRESKON.ID – Penyerang sayap Gresik United, Dian Ardiansyah, mengaku punya kesan tersendiri dengan Lapangan Sialo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

Ardi mengaku punya banyak kenangan di lapangan yang menjadi homebase Persik Kembangan, salah satu klub Seri A Askab PSSI Gresik.

Pemain kelahiran Gresik, 21 Januari 1999 asal Desa Lundo, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik itu menceritakan jika masa remajanya hampir tiap sore ia habiskan di Lapangan Sialo.

Waktu itu Dian tercatat sebagai salah satu siswa Akademi Sepak Bola WCP yang bermarkas di Lapangan Sialo.

“Dulu hampir setiap hari berlatih di Lapangan Sialo. Banyak kenangan saya disana sama teman-teman dan pelatih,” kata Ardi, Minggu (15/4/2024).

Dian Ardiansyah sewaktu masih di Akademi WCP di Lapangan Sialo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. (FOTO: GresikFootball)

Banyaknya kenangan tersebut membuat Ardi belum bisa ‘move on’ dengan Lapangan Sialo. Sesekali ia merasa kangen dan ingin bermain di lapangan tersebut.

Saat jeda kompetisi, dimana dia punya banyak waktu senggang, biasanya Ardi menyempatkan diri bermain fun game bersama tim Persik Kembangan yang dimotori Dimas Rachman (Kaji Dimas) dan Siswoyo di Lapangan Sialo.

Apalagi di Persik juga banyak teman-temannya dulu saat masih sama-sama di Akademi Sepak Bola WCP dan Persegres seperti Wendy, Zainal Abidin, dan lain-lain.

“Kompetisi liga dua sudah selesai, jadi belum ada aktivitas resmi dari klub. Saya manfaatkan waktu ini untuk bermain fun sambil bersilaturahmi dengan teman-teman di Persik Kembangan,” ucap pemain yang juga pernah berbaju Persebaya dan Bali United itu. (esef)

KARIR SEPAK BOLA

Akademi WCP Gresik

Persegres U-19, U-21, Senior (2016-2017)

Bali United U-19 (2018)

Persebaya U-20  -Juara (2019)

Persikota (2021)

Gresik United (2022-sekarang)