PT Cargill Indonesia Dukung Program Teaching Factory SMK Yasmu Manyar Gresik

Pelatihan Bahasa Inggris SMK Yasmu oleh Lembaga Profesional yang dihadirkan Cargill Gresik selama 3 bulan. (FOTO: PT Cargill Indonesia)

PRESKON.ID – PT Cargill Indonesia menggelar pelatihan dan peningkatan kapasitas siswa SMK Yasmu, Kecamatan Manyar, Gresik, Jawa Timur. Kerjasama Program Teaching Factory ini merupakan kolaborasi antara Cargill Gresik dengan SMK Yasmu yang  diwujudkan dalam bentuk pelatihan Bahasa Inggris, peningkatan keterampilan personal branding, serta bantuan peralatan praktek laboratorium dan peralatan gambar.

Adi Suprayitno, Admin & Relations Manager, Cargill Indonesia, mengatakan, lebih dari 300 siswa SMK Yasmu, kerjasama ini sebagai upaya Cargill dalam membangun sistem pangan yang lebih adil, inklusif, dan tangguh, termasuk mendukung masyarakat lokal di sekitar perusahaan dengan memanfaatkan kekuatan kemitraan, keahlian, dan sumber daya kami.

Sinergi antara Cargill dan SMK Yasmu ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan sekolah kejuruan yang produktif, berdaya saing dan unggul. Dengan begitu nantinya generasi muda di Kecamatan Manyar nantinya dapat berkontribusi untuk memajukan dan mensejahterahkan daerahnya,” kata Adi Suprayitno, Kamis (30/5/2024).

Adi menambahkan, sejalan dengan PP No.41 Tahun 2015, melalui model Teaching Factory, berbagai pembekalan tersebut dapat berkontribusi pada ketersediaan tenaga kerja terampil yang dibutuhkan Kecamatan Manyar yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus.

”Kerjasama antara SMK Yasmu dan Cargill meliputi: Pelatihan Bahasa Inggris untuk siswa kelas 1 – 3 SMK selama 3 bulan, mulai 26 Agustus2023 hingga 3 November 2023 dengan menggunakan metode English Fingers yang memudahkan siswa untuk memahami pelajaran Bahasa Inggris dengan bentuk permainan praktis dan menyenangkan,” ujarnya.

Selain itu Cargill juga memberikan bantuan kepada SMK Yasmu berupa satu set peralatan ketel destilasi untuk pelajaran Analisis Pengujian Laboratorium siswa kelas 2 & 3 SMK pada 3 Mei 2024. Peralatan ini mendukung tugas praktek siswa dalam melaksanakan rencana bisnis minyak atsiri, dimana selain membuat minyak atrisi, siswa juga belajar untuk melakukan pemasaran produk akhir berupa pengharum ruangan dan minyak aroma terapi.

Dalam program kerjasama ini juga dihadirkan guru tamu dari Cargill Indonesia yakni HR Business Partner Gresik, Alfia Puji Rahayu yang memberikan pelatihan keterampilan non-teknis dengan tema “Kiat Sukses Membangun Personal Branding”.

“Pesertanya siswa dari berbagai jurusan yakni teknik permesinan, kendaraan ringan, desain komunikasi visual, manajemen perkantoran, analisis penelitian laboratorium dan teknik logistik mengikuti pelatihan yang menekankan penggunaan media sosial yang efektif untuk membangun citra diri positif sekaligus pemanfaatannya sebagai media promosi,” jelas Adi.

Sementara Kepala Sekolah SMK Yasmu, Dra. Sri Anggrahitaningsih MM., menyatakan bahwa salah satu tantangan yang dihadapi oleh siswa adalah kemampuan berbahasa Inggris, selain bekal kompetensi berupa pengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri.

“Sejak 2019, Cargill sudah bekerjasama dengan SMK YASMU untuk memberikan pendidikan dan pembekalan keterampilan spesifik untuk siswa,” ucap Sri Anggrahitaningsih. (esef)